Jenis Puasa Dalam Ilmu Jawa yang Perlu Kita Ketahui

Jenis puasa dalam kebudayaan jawa sangat lah beragam,tergantung pada kebutuhan atau tujuan yang hendak kita capai.

jenis puasa dalam budaya jawa
jenis puasa dalam budaya jawa

Orang jawa pastinya tidalk asing dengan istilah lelaku atau nglakoni,dan puasa adalah salah satu jalan lelaku atau nglakoni itu.

Namun setiap tujuan yang ingin kita capai terkadang membutuhkan jenis puasa yang berbeda-beda dalam tatacara maupun lamanya puasa.

Pada kesempatan ini kami akan memberikan beberapa jenis puasa yang sering dilakukan orang jawa menurut jenisnya.

Jenis- Jenis Puasa Dalam Budaya Jawa

Berikut ini adalah macam-macam puasa dalam budaya jawa yang wajib anda ketahui agar anda tidak salah dalam melakukannya.

  • puasa biasa, ialah puasa yang dikerjakan dengan tidak minum dan makan dan tidak lakukan semua tindakan yang tidak baik.
  • puasa ngrowot, ialah puasa yang dikerjakan dengan cuma bisa mengonsumsi makanan tipe umbi/ketela dan sayuran saja.
  • puasa mutih, ialah puasa yang dikerjakan dengan menghindarkan semua rasa (makan nasi putih serta minum air putih saja tanpa ada gula, garam atau cabai).
  • puasa ngebleng. ialah puasa yang dikerjakan dengan tidak bisa keluar kamar sepanjang berperihatin tidak minum dan makan.
  • puasa pati geni, ialah puasa yang dikerjakan dengan tidak makan serta tidak minum ditambah dengan tidak tidur serta harus ada di ruang yang gelap sepanjang menjalaninya.
  • puasa ngalong, ialah puasa yang dikerjakan cuma bisa konsumsi makanan dari buah-buahan seperti kalong/ kelelawar.
  • puasa ngideng, ialah puasa yang dikerjakan dengan cuma bisa makan daun-daun dengan tangan diikat serta ambil makanannya juga dengan mulut.
  • puasa nglowong, ialah puasa yang dikerjakan dengan tidak bisa minum dan makan dan tidak bisa tidur tetapi bisa ada di luar rumah.
  • puasa ngepal, salah satu puasa yang dikerjakan dengan makannya serba dikepal serta tidak bisa dikunyah tetapi langsung ditelan.
  • puasa mendem/ ngluweng, ialah puasa yang dikerjakan dengan bertapa di dalam tanah yang digali serta tidak bisa tidur dan makan
  • puasa ngasrep, ialah puasa yang dikerjakan dengan cuma bisa mengonsumsi makanan yang dingin dan minum dingin, tanpa ada bumbu atau rempah-rempah.
  • puasa nguda-uda, ialah puasa yang dikerjakan dengan kurangi minum dan makan serta tetap
    melakukan tindakan kebajikan, bersihkan hati dengan jalan bertaubat serta membaca mantera puji-pujian

Demikianlah tadi jenis puasa dalam budaya jawa sesuai dengan tatacara dan tujuanya. Sebagian dari puasa tersebut mungkin tidak sesuai dengan kepercayaan kita,namun disini kami hanya memberikan sedikit wawasan saja.